Sunday, May 15, 2011

Profil Radja Nainggolan | Pemain Keturunan Indonesia yang Diincar AC Milan

Profil Radja Nainggolan | Pemain Keturunan Indonesia yang Diincar AC Milan - Andai Radja Nainggolan bermain untuk timnas Indonesia. Dia adalah pemain Cagliari, klub yang saat ini berlaga di Serie A Liga Italia. Siapakah Radja Nainggolan?


''Pemain terbaik Indonesia yang tidak pernah bermain untuk Indonesia." Itu kalimat pembuka yang ditulis Tribalfootball mengenai Radja Nainggolan.

Radja Nainggolan menjadi pergunjingan di jagat sepak bola Italia berkat penampilan gemilangnya bersama Cagliari musim ini. Bahkan, pemain berusia 23 tahun tersebut diincar tim juara Seri A Liga Italia, AC Milan.

Radja meniti karier di Seri A Liga Italia seperti pemain lainnya. Ia bergabung dengan Cagliari musim panas lalu setelah membela Piacenza selama tiga musim. Permainan cemerlangnya musim ini membuat AC Milan, Inter Milan, dan Napoli, kepincut.

Radja lahir di Antwerp, Belgia, dari ayah asal Indonesia, Marianus Nainggolan, dan ibu asal Belgia, Lizy Bogaerts. Radja memiliki dua adik perempuan kembar dan tiga saudara tiri. Semua saudaranya tinggal bersama ayah mereka di Bali. Ayah dan ibu Radja berpisah ketika Radja masih berusia enam tahun.

Adik perempuan Radja ikut ayah mereka ke Indonesia. Sementara, Radja tinggal bersama ibunya.

Bakat sepak bola Radja mulai terasah di Germinal Beerschot. "Sejak kecil saya suka main bola. Bahkan ketika berusia lima tahun, saya masuk sebuah tim di kota saya," ujar Radja. "Pada usia 10 tahun, saya pindah ke Germinal Beerschot. Saya mengasah kemampuan saya di sana saat remaja."

"Akhirnya, ketika berusia 16 tahun, agen saya mengatakan kepada saya bahwa sebuah klub Italia tertarik dengan saya. Jadi, saya pindah ke Piacenza," kata Radja.

"Itu merupakan mimpi yang menjadi kenyataan: bermain di Italia. Tetapi, awalnya itu tidak mudah karena umur saya baru 16 tahun. Saya tinggal di negeri asing sendiri. Namun, tekad bulat saya mampu mengatasi seluruh rintangan yang saya hadapi," ujarnya.

Nainggolan mengaku terkejut dengan kemampuannya yang meningkat setelah naik kelas dari Seri B musim ini.

"Antara Seri A dan B ada kesenjangan tajam dalam hal fisik dan taktik," ujar Radja. "Sebuah kebanggaan tersendiri saya bisa dilatih Roberto Donadoni, pelatih dengan pengalaman segudang yang banyak mengajari saya."

Mantan pelatih Cagliari Pierpaolo Bisoli mengaku sebagai penggemar Radja. Bisoli yakin Radja bisa tampil di panggung yang lebih besar.

"Ia pemain besar," ujar Bisoli. "Ia sangat kuat secara fisik dan teknik. Ia bisa bermain di tim-tim besar seperti Napoli."

Radja sadar selentingan mengenai transfer berkeliaran di sekelilingnya. Namun, Radja berusaha tetap rendah hati. Pemain yang baru saja menikahi gadis lokal ini mengaku senang bisa mengembangkan kemampuan sepak bolanya di Cagliari di bawah Donadoni. "Saya senang di Cagliari dan saya yakin ini merupakan tempat ideal untuk tumbuh dan menjadi matang," kata Radja.

Piacenza mengizinkan Radja pindah ke Cagliari dengan kesepakatan sama-sama memiliki Radja. Meski sempat menolak menjual Radja, Piacenza berpeluang menjual Radja yang namanya tengah berkibar. Apalagi, beberapa klub Seri A tertarik menggaet Radja.

Sosok Radja yang memiliki darah Indonesia dianggap bisa menjadi faktor pendulang pasar di kawasan Asia. Pasalnya, Seri A berebut pasar Asia dengan Liga Primer Inggris dan Liga Spanyol.

Profil Radja yang mulai dikenal di Indonesia juga dimanfaatkan dengan wawancara Radja untuk mempromosikan Seri A ke Asia.

"Saya sebenarnya tidak lahir di Indonesia," ujar Radja seraya tertawa. "Saya besar sebagai anak-anak di Antwerp. Tetapi, saya memang berencana pergi ke sana (Indonesia)."

"Saya mengikuti sepak bola Asia dan saya rasa mereka berubah dengan cepat terutama di Jepang dan Korea Selatan. Banyak pemain-pemain bagus," katanya. "Mungkin secara fisik mereka mengalami masalah, tetapi kendala itu bisa diatasi dengan teknik dan kecepatan."

Kini, Radja tercatat membela tim Belgia. Oleh karena itu, peluang untuk membela tim nasional Indonesia dianggap sudah tertutup. Tetapi, mencuatnya nama Radja menjadi jaminan ia bakal menjadi idola di Indonesia.

Presiden Cagliari Massimo Cellino pun sadar mereka punya aset emas. "Saya berani bertaruh ia akan bermain untuk Real Madrid," ujar Cellino. "Ia baru 23 tahun, tapi punya kualitas yang hebat."

"Tetapi, kami tidak akan menjualnya musim panas mendatang. Ia akan mengembangkan diri di sini dan akan menjadi lebih baik," kata Cellino.

Profil
Nama: Radja Nainggolan
Tempat tanggal lahir: Antwerp,Belgia / 4 Mei 1988
Posisi: Gelandang
Karier:
Yunior
2000-2004 Germinal Beerschot
2004-2007 Piacenza
Senior
2007-2010 Piacenza
2010- sekarang Cagliari

(sumber: tempointeraktif.com)

____________________

No comments:

Post a Comment

Post a Comment